diposkan pada : 17-09-2019 20:09:50 Memaksimalkan Potensi Sukses

Potensi Memaksimalkan Peluang

 

Peluang adalah segala kemungkinan yang bisa dikerjakan, dimaksimalkan, dan didaptkan atas potensi keberadaan. Peluang diperoleh manusia secara langsung maupun tidak langsung dengan segala potensi kemanusiaan yang diberikan oleh Allah.

Mari kita bicara peluang dalam bidang kehidupan. Peluang ini merujuk kepada sejumlah aktivitas (mental) untuk menemukan, memaksimalkan, dan menghubungkan secara lebih efektif antara potensi diri dengan sejumlah ranah pengabdian. Ini memungkinkan kita miliki dengan wilayah eksternal dimata dunia pengabdian dan potensi kita berada.

Morfologi Peluang
Sahabat sukses yang dirahmati oleh Allah, setidaknya ada tiga fenomena menarik.

Pertama, tubuh sebagai sumber inspirasi. Manusia dengan segala kelengkapan tubuhnya adalah sumber inspirasi profesi, usaha, dan pengabdia yang sangat luar biasa. dari rambut misalnya, seseorang berpeluang menjadi instruktur kecantikan khusus rambut, pengusaha salon kecantikan, stylish tukang cukur, penjual produk untuk rambut, produsen sampo, conditioner, semir ikat, rambut, cat hair tonic, jepit rambut, atau topi. Subhanallah

Kedua, anatomi bidang kehidupan. Untuk menyelenggarakan pendidikan (sekolah) misalnya kita bisa berkontribusi sebagai pembuat kurikulum, penulis buku, pencetak buku, pembuat bangunannya, penyedia saran belajar,pemasok bahan habis pakai, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, penjaga sekolah, pengusaha kantin, penjahit seragam.

Ketiga, kebutuhan hidup manusia. Kebutuhan kana pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, dan keamanan menghadirkan peluang besar, baik produksi maupun jasa, Selama manusia masih hidup, peluang dibidangini tidak akan pernah surut, bahkan akan semakin bertambah item dan variannya sesuai dengan perkembangan zaman.

Pendidikan, hobi, dan pengalaman.

Ada tiga aspek penting yang saling berkontribusi dalam keberpeluangan dan esuksesan.

Pertama, pendidikan yang mengarahkan \. Pendidikan adalah sarana utama manusia untuk menemukan, mengembangkan, dan memaksimalkan potensi-potensi kemanusiaanya.

Dalam proses pendidikanlah seorang anak manusia dibekali sejumlah ilmu, pengetahuan, konsep, nilai, dan ketrampilan penting sebagai sarana menjalani hidup agar cukup matang untuk tampil sebagai pribadi utuh sesuai proses pengembangan dan kecenderungan diri. Pendidikan meletakan dasar pijakan yang sangat tegas tentang peran dan tanggung jawab seorang manusia dalam kehidupan.

Kedua, hobi yang meninspirasi. Status hobi sebagai sesuatu yang optional pada satu titik dapat menjadi sesuatu yang (sangat) dominan. Ia akan mendaptkan alokasi waktu, tenaga, dan atensi lebih daripada yang lain. Mengapa?

Sejumlah fenomena menunjukan, pekerjaan (job) seseorang seringkali bukanlah sesuatu yang selalu menarik dan mendapatkan keseluruhan keakuan(passion). Mereka bekerja lebih didorong oleh sesuatu diluar dirinya dan tidak melibatkan seluruh minat dalam bidang tersebut.

ketiga, pengalaman yang meneguhkan. pengalaman tidak selalu terstruktur dal;am susunan yang kita kehendaki. kadang sangat liar. Waktu tidak secara rigid menghadirkan pengalaman yang sama untuk semua orang diwaktu yang sama.

Kontruksi pengalaman setidaknya dipengaruhi oleh lingkungan pola relasi, dan seperangkat nilai yang diyakini dan menjadi motif tingkah laku berpola. pengalaman yang mampu menghadirkan peluang adalah yang secara sadar kita tempatkan sebagai bagian dari dunia kita. untuk itu, kita harus selalu berusaha menyiapkan diri untuk bertemu dengan berbagai pengalaman.

Sahabat sukses yang dirahmati Allah, ketiga wilayah diatas merupakan satu kesatuan. Peluang seseorang tidak hanyabersumber dari pendidikan,  Ia juga perlu atmosfer pengalaman agar ilmunya aplikatif dan bernilai jual.

Tidak ada hobi yang tiba-tiba punya selling point bila tidak dikuasai dengan baik dan ditekuni dengan sepenuh hati. Proses belajartetap menjadisesuatu yang penting. Dengan demikian, individu akan mengahrgai setaip fase dalam kehidupannya dalam proposional karena kesuksesan adalah akumulasi dari setiap peluang dan pencapaian terbaik diproses tersebut. Wallahu a'alam 

Artikel lainnya »